Monday, August 14, 2006

Pertumbuhan Mencapai 40, 9% Per Tahu

Transaksi ATM Bersama Diproyeksi Naik 60%

Jakarta melalui anjungan tunai mandiri (ATM) Bersama tahun 2006 diproyeksi naik 60% dari 15 juta transaksi menjadi 25 juta transaksi. Ini akan disertai oleh peningkatkan layanan online payment secara siginifikan, baik dari sisi transaksi maupun jumlah mitra kerja sama.

Dalam keterangannya di Jakarta belum lama ini, Direktur Utama PT Artajasa, Arya Damar mengatakan, peningkatkan itu didasarkan atas berbagai potensi. Misalnya, perusahaan telekomunikasi di Indonesia dengan target pelanggan sekira 70 juta tahun 2006, merupakan mitra potensial bagi bank dalam layanan online payment.

Menurutnya, jenis layanan yang dapat diintegrasikan dalam fitur online payment makin luas. Misalnya, dalam jasa telekomunikasi, pembayaran tagihan public seperti listrik, air, cicilan kredit, premi asuransi bahkan e-tiketing.

Disebutkan, rata-rata pertumbuhan transaksi ATM Bersama sejak tahun 1996 mencapai 40,9% per tahun. Tahun 2005 saja, total nilai transaksi ATM sejak tahun 1996 mencapai 40,9% per tahun. Tahun 2005 saja, total nilai transaksi ATM Rp. 541.83 triliun, “Transaksi penarikan tunai lewat jaringan ATM Bersama hanya Rp 3.85 triliun. Ini potensi yang besar, “ujarnya.

“Dilihat dari jumlah transaksi di ATM Bersama sebanyak 1,8 juta transaksi per bulan, dengan rata-rata frekuensi pemakaian 3-4 kali per kartu perbulan, tentunya angka kartu aktifnya sangat kecil dibandingkan jumlah card holder nasional yang kini 30 juta.”jelasnya.

Ia menyatakan, potensi pendapatan yang bisa diraup bank cukup menggiurkan. Fee bank acquiring dari tahun 2004 naik 54,77% dari Rp. 17.78 miliar menjadi Rp. 27.52 miliar tahun 2005. Contoh salah satu bank anggota ATM Bersama, dengan biaya bulanan ke Artajasa (Perusahaan penyedia peralatan ATM bersama) Rp 20 juta, in return dapat memperoleh acquiring sekira Rp 600 juta per bulan.

Disebutkan, pemanfaatan layanan transaksi elektronik oleh dunia perbankan terus meningkat. Pemanfaatan ini memberikan kontribusi terhadap value added bagi nasabah dan fee based income bagi bank.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home

July 2006 August 2006 October 2006 Link